Hangatnya Kebersamaan di Toko Ginting: Cerita di Balik Tutup Toko


Lampu mulai padam dan gembok mulai terpasang, tapi semangat di Toko Ginting tidak pernah redup. 

Begitulah potret syahdu setiap malam saat jam kerja berakhir. Di tengah hiruk-pikuk jalanan yang masih padat, momen santai Mas Pi’i dan rekan-rekan menjadi pemandangan yang menyejukkan hati.
Sambil duduk melingkar dan bercengkrama, tawa pecah seolah menghapus semua penat setelah seharian beraktivitas. Inilah definisi bahagia yang sederhana: kumpul bareng kawan seperjuangan. Sementara itu, para 'srikandi' toko sudah bersiap di atas kereta (motor) masing-masing, siap menembus kemacetan malam demi kembali ke pelukan keluarga.

Filosofi Karo yang kuat begitu terasa di sini: "Latih gia daging e erdahin, tapi pusuh arus tetap meriah". 

Biarpun badan capek bekerja, hati harus tetap gembira. Sebuah pengingat bagi kita semua bahwa kebersamaan adalah obat paling paten untuk segala lelah. Sampai jumpa besok dengan semangat baru di Toko Ginting!

 Silahkan lihat video Shorts nya dibawah ini:
Mas Pi'i
Mas Pi'i Positif tinking, penyabar, suka mengalah, suka sharing, ulet, jujur, konsisten.

Posting Komentar untuk "Hangatnya Kebersamaan di Toko Ginting: Cerita di Balik Tutup Toko"