Tips Motivasi Diri Versi MasPii76: Tegak Berdiri di Tanah Rantau
Menjadi seorang suami di tanah orang tanpa tawa anak di rumah terkadang menciptakan sunyi yang luar biasa. Namun, apakah kesepian itu alasan untuk menyerah? Tentu tidak.
Banyak yang bertanya, "Mas Pi'i, kok semangat terus?" Padahal, kalau dilihat sekilas, hidup saya tampak biasa saja. Tapi di balik itu, ada hati yang keras dan keinginan yang tidak bisa dibungkam.
Berikut adalah sedikit prinsip yang saya pegang selama ini:
1. Jangan Pilih-Pilih Peluang
Saya pernah berjualan, pernah memegang kemudi odong-odong, hingga kini menjadi karyawan toko. Gengsi? Buang jauh-jauh. Di tanah rantau, gengsi tidak akan mengisi piring makan. Selama itu halal, sikat saja. Setiap pekerjaan adalah batu loncatan menuju ketahanan mental yang lebih kuat.
2. Jadikan Kesepian sebagai Bahan Bakar
Tanpa anak di rumah, suasana memang sering sepi. Tapi saya memilih melihatnya dari sudut pandang lain. Kesepian ini saya ubah menjadi fokus untuk membahagiakan istri dan membangun masa depan. Kalau hati sudah punya tujuan, sunyi pun bisa jadi melodi yang menyemangati.
3. "Tampak Biasa, Hati Baja"
Anda tidak perlu terlihat sibuk atau berisik untuk membuktikan bahwa Anda berjuang. Cukup diam, kerjakan bagianmu dengan sebaik mungkin, dan biarkan hasil yang berbicara. Semangat itu tidak perlu dipamerkan, tapi harus dirasakan dalam setiap keringat yang jatuh.
4. Ingat Alasan Pertama Saat Berangkat
Setiap kali rasa lelah menyapa, saya selalu ingat momen pertama kali menginjakkan kaki di tanah ini.
Harapan itu masih ada, keinginan itu masih keras. Itulah yang membuat api di dalam dada saya tetap membara.
Pesan MasPii76: > "Berjuanglah sampai lelahmu menjadi berkah. Jangan kalah oleh sepi, jangan menyerah pada keadaan. Kita adalah nakhoda bagi nasib kita sendiri."
Bagaimana menurut teman-teman? Apakah perantauan juga memberikan pelajaran berharga dalam hidupmu? Yuk, berbagi cerita di kolom komentar!

Posting Komentar untuk "Tips Motivasi Diri Versi MasPii76: Tegak Berdiri di Tanah Rantau"
Terima kasih tuk komentar Anda, thanks for your coment.