Di Balik Masker Badut Om Koda: Lebih dari Sekadar Teman Gowes
Setiap komunitas sepeda pasti punya satu sosok yang menjadi "nyawa" di dalamnya. Bagi saya, sosok itu adalah Om Koda. Jika kalian melihat seseorang bersepeda dengan masker badut yang ikonik, itulah dia. Unik, eksentrik, tapi memiliki hati yang luar biasa hangat.
Si Dokumenter Handal
Bagi Om Koda, gowes bukan hanya soal mengayuh pedal dan membakar kalori. Melalui lensa kamera HP-nya, ia mengabadikan setiap momen. Mulai dari tawa saat baru bertemu di titik kumpul, perjuangan menanjak, hingga pose kemenangan saat tiba di tujuan. Ia punya bakat alami menangkap sudut foto dan video yang membuat setiap perjalanan terasa lebih istisewa.
"Bukan tentang seberapa jauh kita gowes hari ini, tapi tentang seberapa banyak momen yang kita abadikan bersama." – Sebuah pesan yang selalu tercermin dari semangat Om Koda.
Perhatian yang Melampaui Jalur Sepeda
Namun, yang paling berkesan dari Om Koda bukanlah masker badutnya atau keahlian fotografinya, melainkan kepeduliannya. Ia adalah orang pertama yang memberi tahu jika ada event gowes menarik.
Saat di jalan, Om Koda selalu menjaga jarak yang tidak jauh dari saya. Bukan karena ia tidak kuat melaju kencang, tapi karena ia ingin memastikan saya baik-baik saja. Ia adalah "penjaga" yang tenang di tengah bisingnya jalanan.
Momen yang Tak Terlupakan
Ada satu rutinitas yang selalu membuat saya tersentuh. Meskipun rumah kami berjauhan, Om Koda tidak pernah lupa mengirim pesan singkat setelah kami berpisah di persimpangan jalan:
"Sudah sampai rumah dengan selamat?"
"Gimana tadi, capek nggak? Istirahat ya!"
Kepedulian sederhana ini menunjukkan bahwa bagi Om Koda, gowes adalah tentang keselamatan dan kenyamanan teman di atas segalanya.
Kenangan yang Tak Terhapus
Kini, saat saya melihat kembali foto-foto hasil jepretannya, saya tersadar. Kenangan dari Om Koda bukan hanya sekadar file foto atau video di galeri HP.
Kenangan itu ada pada rasa aman saat bersepeda di sampingnya, pada tulusnya sebuah perhatian, dan pada dedikasinya untuk memastikan temannya pulang dengan senyuman. Masker badut itu mungkin menyembunyikan wajahnya, tapi tidak bisa menyembunyikan kebaikan hatinya yang tulus.
Terima kasih, Om Koda. Untuk setiap jepretan, setiap kilometer yang kita lalui, dan untuk menjadi sahabat yang selalu peduli.


Posting Komentar untuk "Di Balik Masker Badut Om Koda: Lebih dari Sekadar Teman Gowes"
Terima kasih tuk komentar Anda, thanks for your coment.